Algoritma & Pemrograman – Pertemuan 01 – Materi Perkuliahan

Gede Surya Mahendra - Home

Algoritma & Pemrograman – Pertemuan 01 – Materi Perkuliahan

Stiki Logo - Short

Mata Kuliah : Algoritma dan Pemrograman

Kode Mata Kuliah : MKK-203

Program Studi : Teknik Informatika

STIMIK STIKOM Indonesia

PERTEMUAN 01

Untuk tampilan lebih baik, dapat mendownload file PDF pada link yang tersedia

Download File Materi PDF

 

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN:

 

TIM PENYUSUN

I Gede Iwan Sudipa, S.Kom., M.Cs.

Made Leo Radhitya, S.Kom., M.Cs.

Indra Pratista, S.Kom., M.Cs.

I Nyoman Alit Arsana, S.T., M.T.

Mg Ke- Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Metode Pembelajaran Waktu Pengalaman Belajar Penilaian dan Indikator Bobot Penilaian (%)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Mahasiswa mampu memahami konsep dasar algoritma dan pemrograman. Konsep pengenalan dan sistematika algoritma dan penulisan bahasa pemrograman C. Pembelajaran inkuiri, dengan topik mengenal konsep dan sistematika algoritma dan bahasa pemrograman C, lalu dilanjutkan dengan metode praktikum dalam mengimplementasikan konsep yang telah dipelajari sebelumnya. [TM : 1x(3×50”)] Menjabarkan konsep alur penulisan algoritma dan bahasa pemrograman C dengan menerapkan metode pembelajaran inkuiri. Kemampuan memahami alur penulisan algoritma dan pemrograman terkait dengan kasus yang dibahas. 5%
    1. Defisini Algoritma

Algoritma

Kata Algoritma berasal dari kata Al-Khuwarizmi seorang tokoh matematikawan Persia bernama Muhammad ibn Musa al-Khuwarizmi (lahir tahun 730an, meninggal antara tahun 835 dan 850). Kata algoritma terdapat dalam bukunya yang berjudul “Aljabar wal Muqabala”. Algoritma adalah langka-langkah logis yang digunakan untuk menyelesaikan sebuah masalah dan disusun secara sistematis dan logis. algoritma akan lebh baik jika ditulis menggunakan beberapa skema seperti flowchart dan pseudocode.

Pseudocode

Psedoucode berarti kode yang mirip dengan pemrograman sebenarnya. Psedoucode berasal dari kata “Psedou” yang berarti imitasi, mirip atau menyerupai dengan kode bahasa pemrograman. Psedoucode ditulis berbasiskan bahasa pemrograman yang akan digunakan, misalnya Basic, Pascal, C++ dan lain-lain sehingga lebih tepat digunakan untuk menggambarkan algoritma yang akan dikomunikasikan kepada programer. Penulisan Psedoucode sebaiknya menggunakan keyword atau kata-kata yang umum digunakan seperti: if, then, else, while, do, repeat, for, dan lainnya. Keuntungan menggunakan notasi pseudocode adalah kemudahan dalam menuliskan ke notasi bahasa pemrograman tertentu. Berikut pedoman sederhana dalam penyusunan pseudocode:

  1. Notasi ⟵ digunakan untuk memberikan nilai pada suatu variabel.

contoh : bil ⟵ 2 digunakan untuk memberikan nilai 2 ke variabel bil.

  1. Pada saat komputer menampilkan informasi atau output , maka statement/pernyataan yang biasa digunakan adalah “Print”, “Write”, ”Put”, ”Output ”, ”Display”, ataupun “Cetak”.

contoh: Print Luas, digunakan untuk untuk menampilkan nilai dari variabel Luas.

  1. Untuk melakukan operasi aritmatika digunakan simbol berikut:
Simbol Keterangan
+ Penjumlahan (Add)
Pengurangan (Substract)
* Perkalian (Multiple)
/ Pembagian (Devide)

contoh :

Total = bilangan1+bilangan2

  1. Simbol yang digunakan untuk membandingkan nilai antara variabel adalah:
Simbol Keterangan
< Kurang dari
<= Kurang dari sama dengan
> Lebih dari
>= Lebih dari sama dengan
== Sama dengan
!= Tidak sama dengan

Contoh :

a<b (nilai variabel a kurang dari nilai variabel b)

c!=d (nilai variabel c tidak sama dengan nilai variabel d)

  1. Untuk merelasikan dua keadaan atau kondisi digunakan kata kunci AND dan OR.

Contoh :

Nilai >=70 dan Nilai <=100

  1. Untuk membandingkan dan memilih salah satu alternatif solusi atau pemilihan dapat menggunakan kata kunci “IF”, “THAN”, dan “ELSE”.

Contoh :

pembelian ⟵ 120000

IF pembelian >=100000 THEN

diskon ⟵ 1.0 * pembelian

ELSE

diskon ⟵ 0

ENDIF

pembayaran ⟵ pembelian – diskon

OUTPUT pembayaran

  1. Untuk penulisan perulangan dapat menggunakan kata kunci “DOWHILE” dan “ENDDO”.

Contoh :

bil ⟵ 1

DOWHILE bil<11

OUTPUT (bil, bil * bil)

bil ⟵ bil+1

ENDDO

Penulisan algoritma dengan Pseudocode

Aturan penulisan algoritma terdiri dari tiga (3) bagian yaitu :

  1. Judul (Header)

Bagian ini akan berisi judul dari suatu permasalahan yang diselesaikan

  1. Kamus (Deklarasi)

Bagian ini akan berisi definisi dari nama konstanta, nama variable, nama prosedur dan nama fungsi yang akan dilibatkan dalam Algoritma

  1. Algoritma (Deskripsi)

bagian ini akan berisi semua langkah-langkah penyelesaian masalah.

Contoh :

Menuliskan algoritma untuk menghitung luas lingkaran dalam pseudocode.

Algoritma Luas_Lingkaran

{ Menghitung luas lingkaran dengan menginput kan jari2 dan menampilkan hasilnya }

Kamus

jari2,luas : integer

{menentukan variabel jari2 dan luas berupa bilangan bulat(integer)}

Algoritma

input (jari2) { mengisi nilai integer untuk variable jari2}

luas ← 3.14 * jari2* jari2 {menghitung luas dengan mengkalikan jari2 dengan 3.14}

output (luas) {menampilkan nilai dalam variabel luas}

1.2 Definisi Flowchart

Flowchart

Penulisan notasi grafis algoritma yang paling banyak digunakan adalah flowchart (diagram alir) karena memiliki bentuk yang sederhana dan mudah dipahami. Flowchart adalah penggambaran secara grafis dari langkah-langkah pemecahan masalah yang harus diikuti oleh pemroses. Flowchart terdiri atas sekumpulan simbol, dimana masing-masing simbol menggambarkan suatu kegiatan tertentu. Flowchart diawali dengan penerimaan masukan (input ), pemrosesan masukan, dan diakhiri dengan menampilkan hasilnya (output ).

Dalam pembuatan flowchart program tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Karena flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisis suatu masalah yang nantinya akan diubah menjadi program komputer. Berikut merupakan beberapa simbol dari flowchart yang sering digunakan dalam menggambarkan notasi grafis algoritma :

Simbol Nama Fungsi
Terminator Simbol Awal (Start) / Simbol Akhir (End)
Proses Perhitungan / Pengolahan
Input /Output Data Membaca data (read) / penulisan (write)
Pilihan/Decision Simbol pernyataan pilihan, berisi suatu kondisi yang selalu menghasilkan 2 nilai keluaran yaitu benar atau salah
Preparation Inisialisasi / pemberian nilai awal
Predefined Process

(subprogram)

Proses menjalankan sub program / fungsi / prosedur
On Page Connector Penghubung Flowchart pada satu halaman
Off Page Connector Penghubung Flowchart pada halaman berbeda
Flow line Simbol aliran / penghubung

Agar lebih memahami penggunaan flowchart dalam penulisan notasi grafis sebuah algoritma, berikut akan diberikan sebuah contoh kasus sederhana. Merancang sebuah program dengan menggunakan flowchart menentukan keliling dan luas lingkaran, rumus untuk menghitung lingkaran adalah luas=3.14 * jari-jari * jari-jari dan rumus menghitung keliling lingkaran adalah keliling = 2*3.14*jari-jari. Berikut merupakan notasi penulisa flowchart untuk kasus tersebut>

mulai

Input jari_jari

luas=3.14 * jari_jari * jari_jari

keliling = 2*3.14*jari_jari

luas=0, keliling=0,jari_jari=0

Print luas, keliling

selesai

REFERENSI:

Rosa A.S. dan M.Shalahuddin. 2010. Modul Pembelajaran Algoritma dan Pemrograman. Bandung:

Kadir, Abdul dan Heriyanto. 2005. Algoritma Pemrograman Menggunakan C++. Yogyakarta : Andi

 227 total views,  8 views today

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *