Analisa Proses Bisnis – Pertemuan 02 – Materi Perkuliahan

Gede Surya Mahendra - Home

Analisa Proses Bisnis – Pertemuan 02 – Materi Perkuliahan

Stiki Logo - Short

Mata Kuliah : Analisa Proses Bisnis

Kode Mata Kuliah : MKK-209

Program Studi : Teknik Informatika

STIMIK STIKOM Indonesia

PERTEMUAN 02

Untuk tampilan lebih baik, dapat mendownload file PDF pada link yang tersedia

Kemampuan Akhir yang Diharapkan:

Mahasiswa memahami klasifikasi, karakteristik, komponen dan siklus hidup proses bisnis

Bahan Kajian:

  • Klasifikasi proses bisnis
  • Karakteristik proses bisnis
  • Komponen proses bisnis
  • Siklus hidup proses bisnis

Metode Pembelajaran:

  • Cooperative Learning dengan topik mengenai proses bisnis

Pengalaman Pembelajaran:

  • Memahami secara mendalam dan menyeluruh tentang proses bisnis

Kriteria Penilaian dan Indikator:

  • Kemampuan untuk mengidentifikasi klasifikasi, karakteristik, komponen dan siklus hidup Proses Bisnis.

 

Download File Materi PDF

Download File Slide Perkuliahan PDF 

 

TINJAUAN

  1. Tipe Proses Bisnis
  2. Jenis Analisis Proses Bisnis
  3. Komponen Proses Bisnis
  4. Karakteristik Proses Bisnis
  5. Segmen yang Dilakukan Analisis Proses Bisnis
  6. Ruang Lingkup Analisis Proses Bisnis
  7. Siklus Deming

MATERI

Tipe Proses Bisnis

Terdapat tiga jenis proses bisnis:

  • Proses Manajemen

yakni proses yang mengendalikan operasional dari sebuah sistem. Contohnya semisal Manajemen Strategis

  • Proses Operasional

yakni proses yang meliputi bisnis inti dan menciptakan aliran nilai utama. Contohnya semisal proses Pembelian, Manufaktur, Pengiklanan dan Pemasaran, dan Penjualan.

  • Proses Pendukung

yang mendukung proses inti. Contohnya semisal Akuntansi, Rekrutmen, Helpdesk, Maintenance.

Jenis Analisis Proses Bisnis

      • Berdasarkan Klasifikasi Kompleksitasnya
        • Kompleksitas Statis
        • Kompleksitas Dinamis
      • Berdasarkan Klasifikasi Pengelolaan Operasional, Sumber Daya (5M), Pemeliharaan, Perencanaan Produk, Pemasaran dan Distribusi
      • Berdasarkan Fungsi Dasar Manajemen (POAC, Planning-Organizing-Actuating-Controlling)

Komponen Proses Bisnis

Komponen-komponen pada proses bisnis, diantaranya:

    1. Tujuan

Suatu proses haruslah memiliki tujuan yang jelas atau untuk apa proses itu dikerjakan

    1. Batasan

Boundary, scope, ruang lingkup proses harus terdefinisi dengan jelas, agar tidak keluar dari lingkup proses yang dianalisa.

    1. Input

Sistem yang bekerja untuk memproses sesuatu haruslah memiliki input yang jelas. Input suatu proses disebuah sistem dapat berupa suara, kertas, sinyal ataupun data dengan media lain. Input suatu proses disebuah sistem dapat berupa suara, kertas, ainyal, ataupun data dengan media lain.

    1. Output

Setelah input masuk ke dalam sebuah sistem kemudian akan diproses. Hasil dari pemrosesan akan menghasilkan output dari sistem. Output suatu proses di sebuah sistem dapat berupa kertas, sinyal atau media informasi lain.

    1. Sumber daya

Manusia, perangkat keras, perangkat lunak, perangkat komunikasi dan jaringan serta data atau bahan yang diolah.

    1. Urutan Aktifitas

Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang. Bahkan memiliki SOP (Standard Operating Procedure).

    1. Melibatkan lebih dari satu unit dalam organisasi

Suatu proses, melibatkan unit-unit terkait yang saling bekerja sama, berinteraksi untuk mencapai tujuan.

    1. Menghasilkan suatu nilai untuk stakeholders

Selain memiliki tujuan, suatu proses juga harus menghasilkan nilai/manfaat bagi orang-orang yang berkepentingan. Contoh: untuk menghasilkan laba/keuntungan, untuk menunjang keputusan.

Karakteristik Proses Bisnis

  • Definitif

Definitif adalah suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.

  • Urutan

Urutan adalah suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.

  • Pelanggan

Pelanggan adalah suatu proses bisnis harus mempunyai penerima hasil proses.

  • Nilai tambah

Nilai tambah adalah transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.

  • Keterkaitan

Keterkaitan adalah suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.

  • Fungsi Silang

Fungsi silang adalah suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.

  • Pemilik Proses

Pemilik proses adalah orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja dan pengembangan berkesinambungan dari proses, juga dianggap sebagai suatu karakteristik proses bisnis.

Segmen yang Dilakukan Analisis Proses Bisnis

        • Alokasi Sumber Daya
        • Pemanfaatan Sumber Daya Bersama
        • Urutan Proses
        • Tingkatan Manajemen
        • Fungsi Dasar Manajemen
        • Kebutuhan Data (masukan) dan Informasi (keluaran)

Ruang Lingkup Analisis Proses Bisnis

    • Mengenal dasar-dasar proses bisnis dan area bisnis
    • Mengenal ruang lingkup analisa proses bisnis
    • Mengenal kemajuan teknologi sistem informasi pada area bisnis
    • Mengenal terkaitan teknologi informasi dan komunikasi pada proses bisnis
    • Model Proses Bisnis Pemasaran, Model Proses Bisnis Keuangan dan Investasi, Model Proses Bisnis Transaksi, Model Proses Bisnis SDM

Siklus Deming

What is Plan-Do-Check-Act (PDCA) Cycle? | Kanbanize

Siklus Deming adalah konsep siklus terus-menerus yang digunakan oleh WE Deming untuk menekankan perlunya interaksi yang konstan antara penelitian, desain, produksi, dan penjualan sehingga sampai pada peningkatan kualitas yang memuaskan pelanggan.

Tahap pertama: riset pasar

    • Proses ini adalah identifikasi kebutuhan pelanggan terkait dengan jenis produk yang akan atau sedang dihasilkan/dijual.
    • Kegiatan ini juga berupa identifikasi kekurangan/kesalahan dari produk yang dijual.
    • Hasil dari kegiatan ini dapat menghasilkan produk-produk baru yang lebih murah, lebih menarik.

Tahap kedua: desain produk

    • Dari hasil riset pasar maka akan diidentifikasikan spesifikasi produk yang dikehendaki oleh pelanggan.
    • Dari spesifikasi tersebut maka akan dibuat rancangan (desain) produk yang akan dibuat).
    • Proses pembuatan desain produk biasanya tidak langsung jadi, ada beberapa tahapan yang harus dilalui.

Tahap ketiga: proses produksi

Proses ini adalah memproduksi barang / jasa.

Proses harus dikendalikan agar produk / jasa yang dihasilkan sesuai dengan desain yang telah ditentukan.

    • Diperlukan sistem produksi
    • Diperlukan sistem pengendalian proses (monitoring)
    • Diperlukan sistem pengendalian kualitas produk
    • Sistem manajemen mutu

Tahap keempat: pemasaran atau penyerahan produk

    • Menyerahkan produk pada konsumen sesuai dengan spesifikasi
    • Menyerahkan produk sesuai dengan waktu yang ditetapkan
    • Memberikan jaminan purna jual

Daftar Pustaka:

  • Kenneth E. Kendall. 2007. Analisis Dan Perancangan Sistem Edisi Kelima Jilid 1. Indeks.
  • Mathias Weske. 2007. Business Process Management (Concept, Language, Architectures). Springer
  • Martin Owen & Jog Raj. 2003. BPMN and Business Process Management. Popkin Software

 

 14 total views,  2 views today

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *