Analisa Proses Bisnis – Pertemuan 03 – Materi Perkuliahan

Gede Surya Mahendra - Home

Analisa Proses Bisnis – Pertemuan 03 – Materi Perkuliahan

Stiki Logo - Short

Mata Kuliah : Analisa Proses Bisnis

Kode Mata Kuliah : MKK-209

Program Studi : Teknik Informatika

STIMIK STIKOM Indonesia

Untuk tampilan lebih baik, dapat mendownload file PDF pada link yang tersedia

PERTEMUAN 03

Kemampuan Akhir yang Diharapkan:

Mahasiswa dapat memahami jenis data primer dan data sekunder

Bahan Kajian:

  • Pengumpulan data primer (observasi dan wawancara)
  • Pengumpulan data sekunder (dokumentasi dan kepustakaan)

Metode Pembelajaran:

  • Diskusi dengan topik jenis data primer dan data sekunder

Pengalaman Pembelajaran:

  • Menjabarkan perbedaan data primer dan sekunder serta tekniknya

Kriteria Penilaian dan Indikator:

  • Kemampuan membedakan jenis data dan memahami teknik pengumpulan datanya.

 

Download File Materi PDF

Download File Slide Perkuliahan PDF 

 

TINJAUAN

  1. Pengertian Data Primer dan Data Sekunder
  2. Teknik Pengumpulan Data Primer
  3. Data Sekunder
  4. Teknik Pengumpulan Data Sekunder

MATERI

Pengertian Data Primer dan Data Sekunder

Data Primer dan Data Sekunder merupakan sumber-sumber data informasi yang dikumpulkan untuk menjadi dasar kesimpulan dari sebuah penelitian. Meskipun pada hakikatnya pengertian keduanya sama-sama merupakan sumber data, namun berbeda cara memperolehnya. Untuk itu metode pengumpulan data harus sesuai dengan penelitian yang sedang dilakukan, apakah menggunakan data primer atau sekunder.

1. Data Primer

Pengertian Data primer adalah sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber aslinya yang berupa wawancara, jajak pendapat dari individu atau kelompok (orang) maupun hasil observasi dari suatu obyek, kejadian atau hasil pengujian (benda). Dengan kata lain, peneliti membutuhkan pengumpulan data dengan cara menjawab pertanyaan riset (metode survei) atau penelitian benda (metode observasi).

2. Data Sekunder

Pengertian Data sekunder adalah sumber data penelitian yang diperoleh melalui media perantara atau secara tidak langsung yang berupa buku, catatan, bukti yang telah ada, atau arsip baik yang dipublikasikan maupun yang tidak dipublikasikan secara umum. Dengan kata lain, peneliti membutuhkan pengumpulan data dengan cara berkunjung ke perpustakaan, pusat kajian, pusat arsip atau membaca banyak buku yang berhubungan dengan penelitiannya.

3. Perbedaan Data Primer dan Data Sekunder

Data Primer Data Sekunder
Tujuan Langsung untuk masalah Tidak langsung untuk masalah
Proses Keterlibatannya tinggi Keterlibatannya rendah
Biaya Tinggi Rendah
Waktu Lama Singkat

Teknik Pengumpulan Data Primer

1. Angket (Kuesioner)

Kuesioner dalah pengumpulan data dengan menyerahkan atau mengirimkan daftar pertanyaan untuk diisi oleh responden. Responden adalah orang yang memberikan tanggapan/ respon atau menjawab atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Untuk dapat menggunakan teknik ini diisyaratkan reseponden harus memiliki tingkat pendidikan yang memadai

Keuntuntungan Kuesioner

    • Dapat menjangkau sampel dalam jumlah besar karena dapat dikirim lewat pos
    • Biaya yang diperlukan untuk membuat angket relatif murah
    • Angket tidak terlalu mengganggu responden karena pengisiannya ditentukan oleh responden itu sendiri

Kerugian Kuesioner

  • Jika dkirim melalui pos, maka prosentase yang dikembalikan relatif rendah
  • Tidak dapat digunakan pada responden yang tidak mampu membaca dan menulis
  • Pertanyaan-pertanyaan dalam angket dapat ditafsirkan salah oleh responden

Komponen Kuesioner agar efektif:

    • Ada Subyek, yaitu individu atau lembaga yang melaksanakan penelitian
    • Adanya ajakan, yaitu permohonan dari peneliti kepada responden untuk turut serta mengisi secara aktif dan obyektif
    • Ada petunjuk pengisian angket, yang mudah dimengerti dan tidak bias
    • Ada pertanyaan atau pernyataan beserta tempat mengisi jawaban baik secara tertutup, semi tertutup maupun terbuka
    • Pertanyaan dalam angket ini dapat berbentuk pertanyaan terbuka atau tertutup ataupun kombinasi antara terbuka dan tertutup

Yang perlu diperhatikan dalam membuat pertanyaan kuesioner

    • Pertanyaan atau pernyataan yang dibuat harus jelas dan tidak meragukan
    • Hindari pertanyaan atau pernyaan ganda
    • Responden harus mampu menjawab
    • Pertanyaan atau pernyataan harus relevan
    • Pertanyaan atau pernyataan sebaiknya pendek
    • Hindari Pertanyaan atau pernyataan yang bias, sugestif

Berdasarkan bentuk pertanyaan atau pernyataan, terdapat 3 jenis pertanyaan yaitu

  • Angket terbuka (Opened Questionare)

Merupakan angket yang pertanyaan atau pernyataannya memberikan kebebasan kepada responden, untuk memberikan jawaban dan pendapatnya sesuai dengan keinginan mereka

  • Angket tertutup (Closed Questionare)

Merupakan angket yang pertanyaan atau pernyataannya tidak memberikan kebebasan kepada responden, untuk memberikan jawaban dan pendapatnya sesuai dengan keinginan mereka

  • Angket Semi terbuka (Semi Opened Questionare)

Merupakan angket yang pertanyaan atau pernyataannya memberikan kebebasan kepada responden, untuk memberikan jawaban dan pendapat menurut pilihan pilihan jawaban yang telah disediakan sesuai dengan keinginan mereka

2. Wawancara

Wawancara adalah teknik pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan langsung oleh pewawancara kepada responden, dan jawaban-jawaban responden dicatat atau direkam.

Kelebihan Teknik Wawancara

  • Wawancara dapat digunakan pada responden yang tidak bisa membaca dan menulis
  • Jika ada pertanyaan yang belum dipahami, pewawancara dapat segera menjelaskan
  • Pewawancara dapat segera mengecek kebenaran jawaban responden dengan mengajukan pertanyaan pemabanding, atau dengan melihat wajah atau gerak gerik responden

Kekurangan Teknik Wawancara

  • Wawancara memerlukan biaya yang sangat besar untuk perjalanan dan uang harian pengumpul data
  • Wawancara hanya dapat menjangkau jumlah responden yang kecil
  • Kehadiran pewawancara mungkin mengganggu responden

Teknik Wawancara

  • Wawancara berstruktur

Merupakan teknik wawancara dimana pewawancara menggunakan / mempersiapkan daftar pertanyaan atau daftara isian sebagai pedoman saat melakukan wawancara

  • Wawancara tidak berstruktur

Merupakan teknik wawancara dimana pewawancara tidak menggunakan daftar pertanyaan atau daftar isian sebagai penuntun selama dalam proses saat melakukan wawancara

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam wawancara

  • Penampilan fisik, termasuk pakaian yang dpat memberikan kesan apakah pewawancara dapat dipercaya atau tidak
  • Sikap dan tingkah laku
  • Identitas, pewawancara harus memperkenalkan dirinya dan kalua perlu menunjukan tanda pengenal atau surat tugas
  • Kesiapan materi, dalam arti pewawancara memahami dan menguasai apa yang akan ditanyakan dan siap memberikan jawaban apabila diperlukan
  • Sebaiknya lakukan perjanjian dengan calon responden, kapan mereka bersedia untuk diajak wawancara
  • Mulailah wawancara dengan terlebih dahulu menggunakan kalimat pembuka atau kalimat pengantar, dan dalam proses wawancara gunakan bahasa yang baik dan benar
  • Kontrol jalannya wawancara dan bila perlu pihak responden dituntun seperlunya agar ia tidak mengalami banyak kesulitan dalam menjawab atau mengemukan pendapat

3. Observasi

Observasi adalah pemilihan, pengubahan, pencatatan dan pengodean serangkaian prilaku dan suasana yang berkenaan dengan organisme in situ, sesuai dengan tujuan empiris

  • Pemilihan. Menunujukan pengamat mengedit dan memfokuskan pengamatan secara sengaja atau tidak
  • Pengubahan. Menunjukan bahwa observasi boleh mengubah prilaku atau tanpa mengganggu kewajarannya
  • Pencatatan. Menunjukan upaya merekam kejadian-kejadian dengan menggunakan catatan lapangan, sistem kategori dan metode-metode lainnya
  • Pengodean. Menunjukan proses penyederhanaan catatan-catatan itu melalui metode reduksi data
  • Rangkaian prilaku dan suasana. Menunjukan bahwa observasi malakukan serangkaian pengukuran yang berlainan pada berbagai prilaku dan suasana
  • In situ. menunjukan bahwa pengamatan kejadian terjadi melalui situasi alamiah walaupun tidak berarti tanpa menggunakan manipulasi eksperimental
  • Tujuan Empiri., menunjukan bahwa observasi memiliki bermacam-macam fungsi dalam penelitian, deskripsi, melahirkan teori dan hipotesis, atau menguji teori atau hipotesis

Data Sekunder

1. Manfaat Data Sekunder

    • Mengidentifikasi masalah.
    • Menentukan masalah menjadi lebih tepat.
    • Mengembangkan pendekatan terhadap masalah.
    • Menformulasikan riset desain dengan tepat (mengidentfikasikan variabel kunci).
    • Menjawab pertanyaan penelitian dan pengujian hipotesis.
    • Melakukan interpretasi data primer lebih jelas.

2. Kelemahan Data Sekunder

  • Karena data sekunder dikumpulkan bukan untuk kepentingan langsung perneliti, maka:
    • Seringkali tidak relevan.
    • Seringkali tidak akurat.
  • Tujuan, variabel, metode yang digunakan seringkali tidak tepat dengan situasi sekarang.

3. Kriteria Evaluasi Data Sekunder

  • Spesifikasi dan Metodologi
  • Metode Pengumpulan Data
  • Respon Rate
  • Sample Teknik
  • Ukuran Sampel
  • Analisis Data
  • Ketepatan
    • Menguji tingkat kesalahan
    • Desain Penelitian
    • Sampel
    • Analisis Data
    • Pelaporan
  • Kemutahiran
    • Jeda waktu antara pengumpulan dan publikasi.
    • Frekuensi data di update
  • Tujuan
    • Alasan data di kumpulkan
  • Dasar/Isi Data
    • Definisi variabel kunci.
    • Unit pengukuran.
    • Kategori penggunaan.
  • Kemandirian
    • Keahlian
    • Kredibilitas
    • Reputasi.

4. Data Sekunder Internal

  • Data sekunder yang berasal dari dalam perusahaan.
  • Lebih murah dan mudah didapatkan.
  • Data Base Marketing
    • Penjualan berdasarkan produk line
    • Penjualan berdasarkan departemen
    • Penjualan berdasarkn toko tertentu
    • Penjualan berdasarkan daerah geogarfis
    • Penjualan kas dan kredit
    • Penjualan berdasarkan periode waktu
    • Penjualan berdasarkan jumlah pembelian
  • Siap untuk digunakan.
  • Harus diolah terlebih dahulu
  • Siap untuk digunakan.
  • Harus diolah terlebih dahulu.
  • Data sekunder yang berasal dari luar perusahaan seperti dari pemerintah, organisasi non profit, asosiasi perdagangan, organisasi profesional, comersial publisher, perusahaan pialang investasi, profesional marketing research.
  • Sumber data Eksternal
    • Publish Material
    • Computer database
    • Syndicate service

Teknik Pengumpulan Data Sekunder

1. Studi Kepustakaan

Studi kepustakaan merupakan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mencatat, mempelajari text book dan buku–buku atau referensi, seperti jurnal, media cetak lainnya di perpustakaan dan Badan Pusat Statistik, internet berkaitan dengan masalah yang dihadapi. Studi kepustakaan berfungsi untuk mendapatkan informasi bersifat teoritis yang akan diteliti sehingga penelitian memiliki landasan yang kuat sebagai suatu hasil ilmiah.

Daftar Pustaka:

  • Kenneth E. Kendall. 2007. Analisis Dan Perancangan Sistem Edisi Kelima Jilid 1. Indeks.
  • Mathias Weske. 2007. Business Process Management (Concept, Language, Architectures). Springer
  • Martin Owen & Jog Raj. 2003. BPMN and Business Process Management. Popkin Software

 14 total views,  2 views today

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *